Langsung ke konten utama

Dirinya yang kusebut sebagai rumah

#4

Lihat bagaimana ku menceritakan mu pada Tuhan

Ya Tuhan… Maukan kau mendengarkan bincang-bincang malam ini mengenai dirinya? Ya, sosok yang saat ini selalu ada dalam penglihatanku, bahkan saat aku menutup mata. Dia sederhana ya kan Tuhan? Tawanya adalah luapan rahmat dari bibir yang akan terucap. Ah, jangankan tawanya. Diamnya saja mampu membuatku tersenyum memandang ciptaanmu yang satu itu Tuhan.


Sedang apa dia di malam mu ini ya Tuhan? Bolehkah kupinta engkau untuk selalu menjaganya. Sebab, aku tak sering bertemu dengannya, bertukar kabarpun tidak. Tapi semoga di dalam doa masih terselip nama dan terlintas wajah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendonor darah pekanbaru (pendorapku)

Pendora adalah komunitas untuk berbagi informasi seputar donor darah dan membantu masyarakat dalam pencarian donor darah yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar khususnya kota Pekanbaru. Hal ini guna menghindari masyarakat dari calo darah. Selain memberi informasi lokasi donor darah per hari, pendorapku akan membantu anda dalam mencari donor darah di wilayah kota Pekanbaru. Tanpa menggunakan calo darah! Silahkan Lampirkan : 1. Nama Lengkap Pasien 2. Rumah Sakit Pasien 3. Nomor Telpon keluarga Pasien 4. Golongan Darah Pasien 5. Jumlah Kantong Darah yang di butuhkan Pasien Kirim ke 0813-7926-4646 atau ke sosial media pendorapku. Pendorapku bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah. Saat ini Pendorapku bekerjasama dengan Beberapa Organisasi seperti KSR PMI Unit Universitas Riau, KSR PMI Unit 03 Universitas Islam Riau, KSR PMI Unit 04 Universitas Uin Suska Riau dan organisasi Kemanusiaan Hilmi Riau, juga menjalin komunikasi yang baik ...

Review Buku Jatuh Cinta Diam-Diam #2

PERTAMA baca bukunya Dwitasari di Jatuh Cinta Diam-Diam #1 langsung kelar baca dalam beberapa jam. Setelah itu jadi suka baca buku-buku karya Dwitasari and Friends. Seperti buku Jatuh Cinta Diam-Diam #2 ini yang langsung dibeli hari perilisannya. Dan pastinya kelar dibaca beberapa jam setelah dibeli. Bukunya pas banget dengan keadaan saya saat ini. Memang tak semua perasaan itu harus diungkapkan. Adakalanya dia disimpan dihati. Diresapi sendiri.  Cukup bahagia hanya dengan melihat sosoknya.  Dengan senyum terkembang saat melihat tawanya.  Tak semua rasa cinta itu harus diumbar ke dunia.  Adakalanya dia dipupuk dengan sabar.  Dinikmati saat mekar. Sosoknya membuat aku terkadang takut pada ketiadaan, kepergian nya terlebih kehilangan. Namun apa bisa dayaku, ia begitu perlahan tapi pasti dan tanpa aku sadari membawaku pada suatu petualangan yang tak bisa kukendalikan. Entah berapa kali aku mengkukuhkan hati. Aku adalah orang yang percaya dengan ke...

Komunitas Sepatu Roda Pekanbaru Inline Skate Pekanbaru

Komunitas Sepatu Roda Pekanbaru Inline Skate Pekanbaru Sepatu roda merupakan olahraga dari Belanda yang diciptakan pada abad ke 17 oleh penggemar ice skiting. Sepatu roda masuk ke Indonesia pada masa perjajahan Balanda. Inline skate Pekanbaru, komunitas sepatu roda ini terbentuk pada 1 Januari 2012 dengan hanya 3 orang. Komunitas ini bertuuan sebagai wadah kumpul para penggemar dari sepatu roda. Sekaligus juga untuk penyaluran bakat dan olahraga kearah positif. Berbagai iven telah sering juga diikuti komunitas ini seperti Roller War Jakarta, Battle Box di Bukit Tinggi yang masih bersifat persahabatan. Kini anggota Inline skate Pekanbaru ada 80 orang. Anggota yang bergabung di komunitas ini di bimbing dari dasar secara bertahap oleh para anggota senior untuk mendalami olahraga sepatu roda ini. Inline skate Pekanbaru memiliki jadwal latihan rutin setiap Jumat, Sabtu dan Car Free Day Minggu. Ada berbagai tipe permainan di sepatu roda ini seperti Aggressif in line skate ...