Langsung ke konten utama

Komunitas pecinta musik reggae






Solidarasta Family
Senandung musik Reggae

Berbagai aliran musik seperti reggae memiliki penikmat tersendiri tentunya. Reggae salah satu aliran jenis musik yang awalnya di kembangkan di Jamaika pada era 60-an. Sepert salah satu kelompok anak muda Indonesia yang cukup terkenal dengan hits "Welcome To My Paradise" oleh Steven and The Coconuttreez.

Nah hal inilah yang menjadi suatu alasan bagi para pecinta musik reggae Pekanbaru membentuk satu komunitas yaitu Solidarasta Family. Komunitas dari perkumpulan penikmat, pecinta dan penggemar musik Reggae ini merupakan sebuah komunitas yang tidak hanya bergerak di bidang seni musik tetapi juga bergerak di bidang sosial.

Solidarasta Family baru berdiri di tahun ini tepatnya 2 Februari lalu. Perkumpulan komunitas ini berssama-sama belajar mendalami musik reggae serta membangun jiwa revolusioner, jiwa pemberontak positif, jiwa pecinta damai dan peduli akan sesama. Tony Q Rastafara, Gangstarasta, Steven and The Coconuttreez , Souljah dan Ras Muhamad merupakan beberapa nama yang terkenal di dunia musik reggae dan sub-ragamnya yang ada di Indonesia.

Saat ini Solidarasta Family juga mendirikan sebuah Band bergenre reggae bernama Solidarasta. Berbagai aktifitas diadakan anggota Solidarasta family untuk lebih menjalin silaturahmi dengan ngopi bareng. Kegiatan-kegiatan sosial pun juga sering di adakan solidarasta familu seperti bakti sosial peduli pada sesama dengan mengumpulkan dana amal dari hasil ngamen dan perform di CFD (Car Free Day).

Perkumpulan penikmat musik Reggae ini memiliki tujuan untuk berkreatifitas lebih baik dan memberi dampak positif bagi masyarakat Pekanbaru dan dapat membentangkan sayap reggae di kota bertuah ini. Komunitas ini terbuka untuk semua pecinta musik reggae di kota Pekanbaru. Komunitas ini bersekretariat di Mie aceh cut nyak dien Jl. Arifin ahmad (sebelah bebek gurih malioboro). (dian)

Twitter        : @solidarasta
Fanspage FB    : solidarasta
Group        : solidarasta family

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendonor darah pekanbaru (pendorapku)

Pendora adalah komunitas untuk berbagi informasi seputar donor darah dan membantu masyarakat dalam pencarian donor darah yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar khususnya kota Pekanbaru. Hal ini guna menghindari masyarakat dari calo darah. Selain memberi informasi lokasi donor darah per hari, pendorapku akan membantu anda dalam mencari donor darah di wilayah kota Pekanbaru. Tanpa menggunakan calo darah! Silahkan Lampirkan : 1. Nama Lengkap Pasien 2. Rumah Sakit Pasien 3. Nomor Telpon keluarga Pasien 4. Golongan Darah Pasien 5. Jumlah Kantong Darah yang di butuhkan Pasien Kirim ke 0813-7926-4646 atau ke sosial media pendorapku. Pendorapku bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah. Saat ini Pendorapku bekerjasama dengan Beberapa Organisasi seperti KSR PMI Unit Universitas Riau, KSR PMI Unit 03 Universitas Islam Riau, KSR PMI Unit 04 Universitas Uin Suska Riau dan organisasi Kemanusiaan Hilmi Riau, juga menjalin komunikasi yang baik ...

Review Buku Jatuh Cinta Diam-Diam #2

PERTAMA baca bukunya Dwitasari di Jatuh Cinta Diam-Diam #1 langsung kelar baca dalam beberapa jam. Setelah itu jadi suka baca buku-buku karya Dwitasari and Friends. Seperti buku Jatuh Cinta Diam-Diam #2 ini yang langsung dibeli hari perilisannya. Dan pastinya kelar dibaca beberapa jam setelah dibeli. Bukunya pas banget dengan keadaan saya saat ini. Memang tak semua perasaan itu harus diungkapkan. Adakalanya dia disimpan dihati. Diresapi sendiri.  Cukup bahagia hanya dengan melihat sosoknya.  Dengan senyum terkembang saat melihat tawanya.  Tak semua rasa cinta itu harus diumbar ke dunia.  Adakalanya dia dipupuk dengan sabar.  Dinikmati saat mekar. Sosoknya membuat aku terkadang takut pada ketiadaan, kepergian nya terlebih kehilangan. Namun apa bisa dayaku, ia begitu perlahan tapi pasti dan tanpa aku sadari membawaku pada suatu petualangan yang tak bisa kukendalikan. Entah berapa kali aku mengkukuhkan hati. Aku adalah orang yang percaya dengan ke...

Komunitas Sepatu Roda Pekanbaru Inline Skate Pekanbaru

Komunitas Sepatu Roda Pekanbaru Inline Skate Pekanbaru Sepatu roda merupakan olahraga dari Belanda yang diciptakan pada abad ke 17 oleh penggemar ice skiting. Sepatu roda masuk ke Indonesia pada masa perjajahan Balanda. Inline skate Pekanbaru, komunitas sepatu roda ini terbentuk pada 1 Januari 2012 dengan hanya 3 orang. Komunitas ini bertuuan sebagai wadah kumpul para penggemar dari sepatu roda. Sekaligus juga untuk penyaluran bakat dan olahraga kearah positif. Berbagai iven telah sering juga diikuti komunitas ini seperti Roller War Jakarta, Battle Box di Bukit Tinggi yang masih bersifat persahabatan. Kini anggota Inline skate Pekanbaru ada 80 orang. Anggota yang bergabung di komunitas ini di bimbing dari dasar secara bertahap oleh para anggota senior untuk mendalami olahraga sepatu roda ini. Inline skate Pekanbaru memiliki jadwal latihan rutin setiap Jumat, Sabtu dan Car Free Day Minggu. Ada berbagai tipe permainan di sepatu roda ini seperti Aggressif in line skate ...